Wednesday, September 19, 2007

Ikut Tarawih...

Hi, aku mau bagi cerita nich. Gini ceritanya.............
Malem Senin kemarin aku ikut papi pergi ke mesjid untuk sholat tarawih. Aku sih seneng ajah pas diajak papi pergi ke mesjid. Aku khan belum tau mesjid itu apa. Orang yang namanya bayi gitu lho. Pokoknya kalau ada yang ngajak pergi wah senengnya. Jadilah aku pergi ke mesjid sama papi. Aku digendong papi. Pas keluar dari rumah aku rada kaget sedikit. Soalnya di luar rumah kok gelap yah. Tapi berhubung aku digendong papi jadi aku tidak takut. Aku mulai mempelajari rute jalan yang ditempuh papi. Sambil cerita papi terus berjalan menuju mesjid. Aku merasa perjalanan itu cukup jauh.

Sayup-sayup aku mulai mendengar suara gaduh diselingi orang yang bicara. Papi bilang itu suara ustad yang lagi ceramah dimesijd. Dan suara gaduh itu suara orang-orang yang datang ke mesjid untuk tarawih bersama. Jadi mereka datang ke mesjid itu untuk melaksanakan sholat isya bersama, terus dengerin ceramah, kemudian melaksanakan sholat tarawih bersama. Semua yang dibicarakan papi aku belum ngerti. Yang aku tahu aku digendong papi terus jalan di dijalanan yang gelap, kemudian terdengar suara gaduh diselingi orang bicara, makin lama makin jelas kedengaranya.

Dari kejauhan aku mulai melihat ada bangunan besar yang terang benderang, dan banyak sekali orang disekitarnya. Kata papih itulah mesjid tempat orang-orang berkumpul dan melakukan sholat bersama. Mereka semuanya pake baju warna putih dari atas ke bawah. Ternyata orang yang pake baju warna putih itu perempuan. Ada yang sebaya mamih, kakak, nanek, dan ada pula yang sebaya aku. Laki-lakinya memakai pakaian seperti papi. kebawahnya pake kain sarung. Wah seru nih. Banyak orang. Aku mulai senang. hatiku mulai melonjak-lonjak.

Tiba di mesjid aku memaksa turun dari gendongan papi. Aku diturunkan papi dekat pancuran. Kemudian papi cuci tangan dan cuci muka. Aku ikut main air. Papi bilang papi lagi wadhu. Wadlu itu itu wajib dilakukan sebelum orang melakukan sholat. Aku tidak ngerti.Aku tetap menyorongkan tanganku ke air yang mengucur dari pancuran. Akhirnya lengan bajuku basah. Selesai wudlu papi menggendongku kembali, dan pergi dari pancuran menuju ke pelataran di luar bangunan mesjid yang masih lowong. Aku melihat didalam mesjib banyak sekali orang yang duduk berjejer membentuk barisan ke pinggir yang lurus. Mereka semua diam sambil menundukan kepala. Aku heran kenapa orang itu diam seperti itu. Kenapa tidak lari-lari dan saling berkejaran. Pasti seru.

Papi menurunkan aku dan menggelar sajadah yang kami bawa dari rumah ditempat yang kosong dipinggir lantai yang tinggi. Aku tahu papi pasti akan melakukan sholat. Karena aku sering mengikutinya dirumah. Aku selalu duduk di sajadah itu di depan papi sambil ikut bungkuk bungkuk. Tapi sekarang perhatianku lebih tertuju pada orang-orang yang sabaya kakakku yang sedang hilir mudik. Aku mulai tertarik untuk berjalan mendekatinya. Aku ingin ikut main dengan mereka. Papi sedang melakukan sholat. Kemudian aku jalan mendekati orang-orang itu. Tapi aku tidak tahu bahwa ada tangga satu step antara tempatku dan temapt mereka hilir mudik itu. Aku jatuh berguling-guling dilantai. Pusing kepalaku. sejenak aku diam saja. Kemudian aku disambar oleh seseorang. Dan ternyata papi. Aku dipeluknya. Aku mulai menangis karena kaget dan sakit. Akhirnya papi tidak jadi sholatnya, kemudian kami pulang.

Tiba di rumah mami kaget karena kami pulang cepat. Papi menceritakan kejadiannya kepada mami. Kemudian papi melanjutkan sholatnya di rumah.

Saturday, September 15, 2007

My Brothers, The Starring.... of The Story.

Hallo, aku ingin ngenalin saudara-saudara sepupuku yaitu Zesar, Rafid, dan Adre, itu anak-anaknya Om Yogih yaitu adik papiku. Hadian, Aan dan Nina, itu anak-anaknya tante Ana adiknya mamiku.
Sebenarnya aku masih punya banyaaaaaak lagi saudara-saudara sepupu, tapi udah pada besar. udah nggak seru lagi buat teman main aku. Jadi yang bisa aku ajak main cuma yang kusebutkan tadi.
Tuh lihat Hafid sama Adre beraksi diantara papi, om Yogih, Kak Yugo, Kak Sarah dan teman-temannya kak Yugo. Mereka itu mejeng sehabis pertandingan futsal asal-asalan yang diadakan di Lido. Waktu itu aku belum lahir sih. Papi yang paling gaya, padahal papi yang paling nggak bisa main. Soalnya papi udah kebesaran pantatnya. jadi pas lari keberatan pantatnya. Lihat kak Sarah. Dia itu cewek sendiri. Tapi gayanya paling seru. Kak Sarah juga ikut main putsal sama saudara-saudara yag lain.

Kita sering mengadakan acara jalan-jalan bareng. Wah pokoknya seru deh kalo udah pada ngumpul dan tertawa-tawa. Aku juga suka ikut ketawa walaupun nggak ngerti apa yang diketawain. Abis mereka suka godain aku terus dengan melakukan hal-hal yang lucu-lucu menurut aku.
Yang paling muda diantara mereka adalah Zesar. Bisa dianggap sebaya dengan aku. Umurnya beda 1,5 tahun. Zesar itu adiknya Hafid dan Adre. Zesar yang paling kecil diantara tiga saudara anaknya om Yogih. Jadi kita masih bisa nyambung kalo ngobrol bahasa bayi.
Lihat tuh tampangnya Zesar. Fotonya diambil sewaktu kita nagadain acara ulang tahunku di lokasi perkemahan Cilember. Wah tempatnya keren. Ada air terjunnya. Tapi dingiiiiiiiiiiiiiiiin banget. Aku dibawa oleh papi nyemplung ke kolam tempat air terjun. Werrrrrrrr. dingin banget. Sampe warna kulitku berubah jadi biru. Zesar itu berani juga kalo berenang. Tapi karena belum ngerti kali yah. Asal nyemplung ajah. Yang sibuk ya Om Yogih. Hihihi...


Nah kalo yang ini namanya Aan. Aan anak kedua dari tante Ana. Walaupun badannya udah besar tapi dia itu anaknya tante Ana. Jadi dia itu adikku. Gini-gini aku ini udah punya adik 6 orang. Hebat khan?!. Aan pake seragam TK nya. Dia sedang mengikuti pertandingan di sekolahnya. Pertandingan menyikat gigi yang benar. Karena udah terbiasa di rumah jadinya dia juara ke satu. Tapi kayaknya semua peserta dapat juara. Heran !?.

Aan itu posisinya ditengah-tengah diantara saudara-saudaranya yaitu Hadian dan Nina. Jadi Aan itu punya kakak satu dan adik satu. Aan senang sekali dia punya adik baru Nina. Katanya aku semarang dipanggil Mas Aan. Yah deh Mas bos. Tuh lihat perutnya, gendut kayak bos.

Oh ya Nina itu lahirnya tanggal 1 Januri 2007. Jadi semua orang pasti merayakan hari kelahirannya tiap tahun. Lumayan nggak usah ngeluarin uang untuk ulang tahun dan kembang api. Dimana-mana pasti diberikan ucapan selamat. Enak sekali ya.

Ini dia Nina. Nina digendong oleh tante Ana. Waktu itu lagi acara ulang tahun Aan. Lagi persiapan tiup lilin. Tapi Aan udah nggak sabar untuk melahap kue tartnya. Lihat saja tampangnya. Sabar ya An. Nanti juga kebagian. Sekarang harus tiup dulu lilinnya. Tapi jangan keras-keras tiupnya. Nanti kuenya berantakan kemana-mana.

Tuh Lihat Nina. Nyaman sekali dalam gendongan tante Ana. Wah wah wah ada pita putih dikepalanya. Siap-siap mau nyanyi ya Nin. Menyumbangkan lagu buat kak Aan. Emangnya udah bisa nyanyi Nin?. Judul lagunya apa? Oh lagu ucapan selamat ulang tahun. Hebat sekaliiiiiii. Happy birthday to you.... Happy birthday to you...... happy birthday... happy birthday.... happy birthday..........to youuuuuuuuuu........ cesssssssssssss pipis...

Lho ini siapa? oh ternyata Hadian. ganteng kali ya. Hadian itu hobbynya ngumpulin miniatur pesawat. Dia sangat suka dengan pesawat. Kalo tante Anna atau Om Tony pergi, pulangnya harus bawa oleh-oleh miniatur pesawat. Kalo tidak, wah bisa berabe. Hadian pasti nagih terus. Kalo perlu Ibu sama Bapak pergi lagi untuk beli miniatur pesawatnya. Udah banyak sekali koleksinya.

Habby lainya Hadian main game. Banyaaaaaaak banget koleksi gamenya. Main gamenya bisa di komputer atau pake play station. Pokoknya kalo udah main game, sampe lupa tidur.

Nah itulah sebagian saudara-saudaraku. Mereka adalah tokoh-tokoh utama dalam blog-ku ini. Nanti akan kusambung dengan cerita-cerita seru selanjutnya. See you..............Peace for all..

Friday, September 14, 2007

Kak Sarah ikut pesantren kilat

Hari ini kak Sarah mulai mengikuti pesantren kilat yang diselenggarakan sekolahnya. Tepatnya di The Village, Jalan Raya Cikreteg Km 3,5 Ciawi Bogor. Persiapannya dilakukan sejak malam hari. Semua orang di rumah sibuk membantu kecuali aku. Mami yang paling sibuk. Mami paling khawatir putri kesayangannya tidak nyaman di lingkungan baru, yang jauh dari pengawasannya. Maklum kak Sarah khan manja banget sama Mami. Atau memang Mami khawatir jangan-jangan putri kesayangannya membuat orang-orang disekitarnya tidak nyaman. Kik kik kik kik..

Segala urusan pakaian Mami yang dimintai tolong. Dari mulai jenis pakaian dan peralatan lainnya seperti T-Shirt, celana panjang, pakaian dalam, jilbab, sajadah, ruku, sabun mandi , sikat gigi, pasta gigi, shampoo, jaket, sandal, ikat pinggang, perfum, deodorant, dan lain-lain. Wah banyaaaaaaaaaaaak banget bawaannya. Padahal cuman tiga hari doang hihihi... Jadinya kak Sarah bawa dua tas. Satu backpack, satu lagi tas jinjing. Aku sendiri bingung. Kak Sarah bawaannya banyak banget. Emangnya mau didagangin tuh pakaiannya di sana.

Jam 03.30 subuh kak Sarah dibangunin Papi untuk makan sahur. Tapi biasa harus ada perlawanan dulu. Jadi agak lama papi membangunin kak Sarah. Soalnya harus hati-hati. Salah-salah bisa kena tendangan maut. Dalam rangka mempertahankan diri supaya tidak buka mata, kak Sarah suka melayangkan tendangan mautnya ke semua jurusan dalam keadaan tidur. Yah kalo lagi apes bisa kena. Maklum kalo udah tidur, mau ada Tsunami pun gak ngaruh. Mungkin kalo ada pertandingan susah bangun, kak Sarah juaranya.

Dengan perjuangan yang sangat keras, sisa-sisa patriotisme tujuhbelasan kemarin, akhirnya papi berhasil membangunkan kak Sarah. Dengan raut muka yang berlipat-lipat kayak pakaian yang baru diambil dari mesin cuci yang dikeringkan dengan kecepatan retosi 1200 rpm, kak Sarah bangun dari tempat tidurnya langsung menyerbu meja makan. Setelah itu kak Sarah mengecek kembali barang-barang yang mau dibawanya, termasuk jaket jean Lee Cooper sebagai pelindung dari hawa dingin kalau-kalau malamnya ada acara di luar.

Pagi-pagi jam 06.30 Kak sarah diantar Mami ke Sekolah. Dari sekolahnya kak Sarah bersama murid-murid yang lain pergi ke puncak dengan menggunakan bis. Siang hari kak Sarah telepon ke Mami. " Mi, jaketku mana?". O ow ternyata jakenya ketinggalan di tempat tidur....?!.

Thursday, September 13, 2007

Hari pertama puasa ramadhan 1428 H

Hari ini Kamis tanggal 13 September 2007, kakak Sarah, Mami, Papi, Kakek dan Nenek melaksanakan ibadah puasa pertama bulan ramadhan 1428 H (2007). Mereka bangun lebih pagi atau tepatnya subuh sekitar jam 03.30 AM. Tapi Kak Sarah sempat ngambek karena harus bangun lebih pagi dari biasanya. Jadinya ada sedikit keramaian karena mamih nggak sabar untuk membangunkan Kak Sarah. Ka Sarah pengennya bangun jam 04.00 AM, padahal Mami dan Papi udah bangun jam 03.30 AM dan langsung makan.

Aku sendiri nggak dibangunin. Padahal aku juga mau kok kalo disuruh bangun. Tapi mereka pikir aku khan masih bayi gitu. hehehehehehe........






Introduce my self

My name's Athallah Evan Gushef. My nick name is Evan or Ade. I am 16 months old. I was born in Bintaro Hospital . My birth date was 06 May 2006. I am Indonesian. I live at Batan Indah blok C-6 Serpong. My dad's name is Agus Rohjat and my mom's name is Hefi Anugreini. I have just one sister. Older sister. Her name is Sarah Julia Gushef. She is very beatiful to me. She is much older than me. She is 12 years old. This is my first experience to be here in blogspot. I hope I can continue to update my story here to share with you all. Peace Alll...